Perintah-perintah Command Prompt -CMD-
Mungkin Command Prompt bagi sebagian pengguna komputer mungkin sudah tidak
digunakan lagi. Bahkan mungkin sebagian pengguna komputer baru tidak
pernah tahu apa itu command prompt. Meski jarang digunakan, tetapi
sampai Windows 7, Command Prompt tetap disertakan, ini
menandakan bahwa fitur ini masih sangat penting. Begitu juga buat
mahasiswa programer, penting untuk bisa memakai cmd ini.
Perintah command prompt yang disediakan
mulai windws 9x sampai windows 7 pun semakin bertambah, mulai dari yang
sederhana sampai perintah kompleks untuk administrator dalam mengatasi
dan menganalisa berbagai masalah. Berikut beberapa perintah dasar
command prompt yang sebaiknya kita ketahui karena cukup bermanfaat.
ARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
XCOPY : Menyalin file dan folder
Sumber : http://aditsubang.wordpress.com/2010/01/07/kumpulan-daftar-perintah-command-prompt/
Untuk menjalankan command prompt, bisa melalui start Menu (All
Programs) > Accessories kemudian pilih Command Prompt. Selain itu
bisa juga dengan cara yang lebih cepat melalui menu RUN di start menu
ketikkan CMD dan tekan enter.
Berikut merupakan daftar perintah-perintah yang ada pada command prompt dari A-X :
a
ADDUSERS : Tambah daftar pengguna untuk / dari file CSVARP : Address Resolution Protocol
Assoc : Ubah ekstensi file asosiasi
ASSOCIAT : Salah satu langkah asosiasi file
Attrib : Ubah atribut berkas
b
Bootcfg : Edit Windows boot settings
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
BROWSTAT : Dapatkan domain, info browser dan PDC
c
CACLS : Ubah file permissions
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor Active Directory data
CALL : Panggil satu program batch yang lain
CD : Mengganti Directory – pindah ke Folder tertentu
Change : Ganti Terminal Server Session properties
CHKDSK : Check Disk – memeriksa dan memperbaiki masalah disk
CHKNTFS : Periksa sistem file NTFS
CHOICE : Menerima input keyboard ke sebuah file batch
CIPHER : Encrypt atau Decrypt file / folder
CleanMgr : Ototmatis membersihkan Temperatur file, recycle bin
CLEARMEM : Hapus kebocoran memori
CLIP : Salin STDIN ke Windows clipboard.
CLS : Menghapus layar (Clear The Screen)
CLUSTER : Windows Clustering
CMD : Start a new CMD shell
COLOR : Mengubah warna dari jendela CMD
COMP : Membandingkan isi dari dua file atau set file
COMPACT : Compress file atau folder pada partisi NTFS
Compress : Compress tunggal file pada partisi NTFS
CON2PRT : Menghubungkan atau memutuskan sambungan dengan Printer
CONVERT : Konversi FAT ke drive NTFS
COPY : Menyalin satu atau lebih file ke lokasi lain
CSCcmd : clien-side caching (Offline Files)
CSVDE : Impor atau Ekspor Active Directory data
d
DATE : Display atau mengatur tanggal
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
Defrag : Defragment hard drive
DEL : Menghapus satu atau lebih file
DELPROF : Hapus profil pengguna NT
DELTREE : Menghapus folder dan semua subfolder
DevCon : Device Manager Command Line Utility
DIR : Menampilkan daftar file dan folder
DIRUSE : Tampilkan penggunaan disk
DISKCOMP : Bandingkan isi dua floppy disk
Diskcopy : Salin isi dari satu disket ke yang lain
DISKPART : Disk Administrasi
DNSSTAT : DNS Statistik
DOSKEY : Edit baris perintah, ingat perintah, dan membuat macro
DSADD : Tambah User (komputer, group ..) ke direktori aktif
DSQUERY : Daftar item dalam direktori aktif
DSMOD : Ubah user (computer, group ..) di direktori aktif
DSRM : Hapus item dari Active Directory
e
ECHO : Menampilkan pesan di layar
ENDLOCAL : Akhir localisation perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
ENDLOCAL : Akhir localisation perubahan lingkungan dalam file batch
ERASE : Menghapus satu atau lebih file
EVENTCREATE : Tambahkan pesan ke Windows event log
EXIT : Keluar dari skrip arus / rutin dan menetapkan errorlevel
EXPAND : uncompress file
Ekstrak : uncompress file CAB
f
FC : Bandingkan dua file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
FIND : Mencari string teks dalam sebuah file
FINDSTR : Cari string dalam file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap satu set file
FOR / F : pengulangan perintah terhadap hasil perintah lain
FOR : pengulangan perintah terhadap semua options Files, Directory, List
FORFILES : Proses Batch beberapa file
FORMAT : Format disk
FREEDISK : Periksa free disk space/disk yang tersisa (dalam bytes)
FSUTIL : File dan Volume utilitas
FTP : File Transfer Protocol
FTYPE : Tampilkan atau memodifikasi jenis file yang digunakan dalam asosiasi ekstensi file
g
GLOBAL : Display keanggotaan kelompok global
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
GOTO : Direct a batch program untuk melompat ke baris berlabel
GPUPDATE : Update pengaturan Kebijakan Grup
h
HELP : Online Help
i
ICACLS : Ubah file dan folder permissions
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
IF : kondisional melakukan perintah
IFMEMBER : Apakah pengguna saat ini dalam sebuah NT Workgroup
IPCONFIG : Configure IP
k
KILL : Remove program dari memori
l
LABEL : Edit disk label
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
LOCAL : Display keanggotaan kelompok-kelompok lokal
LOGEVENT : Menulis teks ke NT event viewer
Logoff : user log off
LOGTIME : log tanggal dan waktu dalam file
m
MAPISEND : Kirim email dari baris perintah
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
MBSAcli : Baseline Security Analyzer
MEM : Display penggunaan memori
MD : Buat folder baru
MKLINK : Buat link simbolik (linkd)
MODE : Mengkonfigurasi perangkat sistem
MORE : Display output, satu layar pada satu waktu
MOUNTVOL : mengelola volume mount point
MOVE : Pindahkan file dari satu folder ke yang lain
MOVEUSER : Pindahkan pengguna dari satu domain ke domain lainnya
MSG : mengirim pesan atau message
MSIEXEC : Microsoft Windows Installer
MSINFO : Windows NT diagnostics
MSTSC : Terminal Server Connection (Remote Desktop Protocol)
MUNGE : Cari dan Ganti teks dalam file (s)
MV : Copy in-menggunakan file
n
NET : Kelola sumber daya jaringan
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
NETDOM : Domain Manager
Netsh : Configure Network Interfaces, Windows Firewall & Remote akses
NETSVC : Command-line Service Controller
NBTSTAT : Tampilkan statistik jaringan (NetBIOS over TCP / IP)
NETSTAT : Display networking statistics (TCP / IP)
NOW : Tampilan saat ini Tanggal dan Waktu
NSLOOKUP : Nama server lookup
NTBACKUP : Backup folder ke tape
NTRIGHTS : Edit hak user account
p
PATH : Menampilkan atau menetapkan path pencarian untuk file executable
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
PATHPING : jejak jalur jaringan ditambah paket latensi dan kerugian
PAUSE : memenjarakan(suspend) pengolahan file batch dan menampilkan pesan
perms : Tampilkan izin untuk pengguna
PERFMON : Kinerja Monitor
PING : Menguji koneksi jaringan
POPD : Mengembalikan nilai sebelumnya dari direktori sekarang yang disimpan oleh PUSHD
PORTQRY : Tampilan status ports dan services
Powercfg : Mengkonfigurasi pengaturan daya
PRINT : Mencetak file teks
PRNCNFG : Display, mengkonfigurasi atau mengubah nama printer
PRNMNGR : Tambah, menghapus, daftar printer menetapkan printer default
PROMPT : Mengubah command prompt
PsExec : Proses Execute jarak jauh
PsFile : menampilkan file dibuka dari jarak jauh (remote)
PsGetSid : Menampilkan SID sebuah komputer atau pengguna
PsInfo : Daftar informasi tentang sistem
PsKill : proses mematikan berdasarkan nama atau ID proses
PsList : Daftar informasi rinci tentang proses-proses
PsLoggedOn : siapa saja yang log on (lokal atau melalui resource sharing)
PsLogList : catatan kejadian log
PsPasswd : Ubah sandi account
PsService : Melihat dan mengatur layanan
PsShutdown : Shutdown atau reboot komputer
PsSuspend : proses Suspend
PUSHD : Simpan dan kemudian mengubah direktori sekarang
q
QGREP : Cari file(s) untuk baris yang cocok dengan pola tertentu
r
RASDIAL : Mengelola koneksi RAS
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
RASPHONE : Mengelola koneksi RAS
Recover : perbaikan file yang rusak dari disk yang rusak
REG : Registry = Read, Set, Export, Hapus kunci dan nilai-nilai
REGEDIT : Impor atau ekspor pengaturan registry
Regsvr32 : Register atau unregister sebuah DLL
REGINI : Ubah Registry Permissions
REM : Record comments (komentar) di sebuah file batch
REN : Mengubah nama file atau file
REPLACE : Ganti atau memperbarui satu file dengan yang lain
RD : Hapus folder (s)
RMTSHARE : Share folder atau printer
Robocopy : Copy File dan Folder secara sempurna
RUTE : Memanipulasi tabel routing jaringan
RUNAS : Jalankan program di bawah account pengguna yang berbeda
RUNDLL32 : Jalankan perintah DLL (add / remove print connections)
s
SC : Control Layanan
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE : Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
SCHTASKS : Jadwal perintah untuk dijalankan pada waktu tertentu
SCLIST : Tampilkan Layanan NT
SET : Display, set, atau menghapus variabel environment
SETLOCAL : Pengendalian environment visibilitas variabel
SETX : Set variabel environment secara permanen
SFC : Pemeriksa Berkas Sistem
SHARE : Daftar atau mengedit file share atau share print
SHIFT : Shift posisi digantikan parameter dalam sebuah file batch
SHORTCUT : jendela Buat shortcut (. LNK file)
SHOWGRPS : Daftar NT Workgroups seorang pengguna telah bergabung
SHOWMBRS : Daftar Pengguna yang menjadi anggota dari sebuah Workgroup
SHUTDOWN : Shutdown komputer
SLEEP : Tunggu untuk x detik
SLMGR : Software Licensing Management (Vista/2008)
SOON : Jadwal perintah untuk menjalankan dalam waktu dekat
SORT : Sort input
START : memulai sebuah program atau perintah dalam jendela terpisah
SU : Switch User
SUBINACL : Edit file dan folder Permissions, Kepemilikan dan Domain
SUBST : Associate jalan dengan huruf drive
Systeminfo : Daftar konfigurasi sistem
t
TASKLIST : Daftar menjalankan aplikasi dan services
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
TASKKILL : Hapus proses yang berjalan dari memori
TIME : Menampilkan atau mengatur waktu sistem
TIMEOUT : penundaan pemrosesan dari sebuah batch file
TITLE : Mengatur judul window untuk sesi cmd.exe
TLIST : daftar tugas dengan path lengkap
TOUCH : mengganti file timestamps
Tracert : Trace route ke sebuah remote host
TREE : tampilan grafis struktur folder
TYPE : Menampilkan isi dari file teks
u
USRSTAT : Daftar domain nama pengguna dan terakhir login
v
VER : Tampilkan versi informasi
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
VERIFY : Pastikan bahwa file sudah disimpan
VOL : Menampilkan sebuah label disk
w
WHERE : Menempatkan dan menampilkan file dalam sebuah pohon direktori
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
wHOAMI : Output UserName saat ini dan manajemen domain
WINDIFF : Bandingkan isi dua file atau set file
WINMSD : Sistem Windows diagnostik
WINMSDP : Sistem Windows diagnostik II
WMIC : Perintah WMI
X
XCACLS : Ubah file dan folder permissionsXCOPY : Menyalin file dan folder
Sumber : http://aditsubang.wordpress.com/2010/01/07/kumpulan-daftar-perintah-command-prompt/
Bandicam + CRACK
Bandicam untuk anda yang butuh kualitas video yang mendekati aslinya,
kemampuan Bandicam jauh lebih baik dibandingkan (fraps) dalam hal
merekam/record/screencast video desktop untuk dijadikan video tutorial
ataupun presentasi.
Download | File : 6.9 MB
Cara Install .Net Framework 3.5 di Win8(OFFLINE)
Cara untuk Menginstall .Net Framework 3.5 Cukup Mudah Karena Windows 8 Sendiri sudah menyertakannya hanya saja belum di aktifkan. Caranya Sebagai Berikut :
- Sobat harus memiliki copy dari setup Windows 8 di Flashdisk/DVD installasi Windows 8 Kamu
- Masukan Flashdisk/DVD installasi Windows 8 Sobat.
*)Perhatikan baik-baik di drive mana Flashdisk/DVD Installasi Windows 8 kamu berada.
- Buka Command Prompt/CMD (Run as administrator), caranya klik kanan pada start (sorot bagian kiri bawah lalu klik kanan) lalu pilih Command Prompt (Admin).
- Setelah itu akan muncul Tampilan seperti berikut
- Lalu Masukan Perintah Berikut :
DISM.exe /Online /enable-feature /featurename:NetFX3 /Source:K:\sources\sxs /LimitAccess
*)Ganti tulisan yg Berwarna Merah dengan Lokasi Drive Installasi Windows 8 Sobat
- Setelah itu tunggu sampai proses instalasinya selesai hingga 100%,,jika sudah 100% berarti sudah siap.
- Proses instalasi telah selesai, Sobat bisa me restart komputer sobat, untuk merefresh sistem.
Semoga tutorial ini bermanfaat dan dapat menambah wawasan sobat semua.
Sword Art Online 1.5 V Anime Skins Rainmeter Full (.rmskin)
Including...
☼Time Clock & Date
☼Item buttons - that can be customize to open folders/games
☼Skills buttons - opens the ram, cpu, swap, netin&out, etc. (Can be change into Asuna Skills, the icons are enclosed in Skills folder)
☼Equipment - opens the hard drives
☼Party - activates the HP/ hard drives
☼Friend - can be customize to open folders/games
☼Guild - can be customize to open a forlder (still working on what to add)
☼Message - activates the notes (SAO icon)
☼Write Message - activates the notepad used in Notes
☼VoiceBox - activates the Music Player (iTunes)
☼Field Map - Shows the first floor map and navigation (Uptime)
☼Dungeon Map - Shows the first floor map (fog)
☼Option - activates the START button of windows
☼Help - activates the task manager
☼Log Out - Shuts down windows
☼Linkstart - Plays when rainmeter is started/refreshed
Download : SAO RainMeter.mrskin
Including...
☼Time Clock & Date
☼Item buttons - that can be customize to open folders/games
☼Skills buttons - opens the ram, cpu, swap, netin&out, etc. (Can be change into Asuna Skills, the icons are enclosed in Skills folder)
☼Equipment - opens the hard drives
☼Party - activates the HP/ hard drives
☼Friend - can be customize to open folders/games
☼Guild - can be customize to open a forlder (still working on what to add)
☼Message - activates the notes (SAO icon)
☼Write Message - activates the notepad used in Notes
☼VoiceBox - activates the Music Player (iTunes)
☼Field Map - Shows the first floor map and navigation (Uptime)
☼Dungeon Map - Shows the first floor map (fog)
☼Option - activates the START button of windows
☼Help - activates the task manager
☼Log Out - Shuts down windows
☼Linkstart - Plays when rainmeter is started/refreshed
Download : SAO RainMeter.mrskin
RainMeter Shiina Mashiro
Download Skin Rainmeter Theme Sakurasou no Pet na Kanojo Shiina Mashiro (.rmskin)
ShiinaMashiro.mrskin
Add sakurasou rainmeter corner calendar
Sakurasou Corner Calendar.mrskin
ShiinaMashiro.mrskin
Add sakurasou rainmeter corner calendar
Sakurasou Corner Calendar.mrskin
Jenis-Jenis Kabel LAN (Local Area Network)
Ada Tiga jenis Kabel Jaringan Yang Umum digunakan,Yaitu :
1. Twister Pair
Kabel Twisted pair (pasangan
berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor digabungkan dengan
tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari
luar seperti radiasi
elektromagnetik dari kabel unshielded
twisted pair (UTP) cables, dan crosstalk di antara
pasangan kabel yang berdekatan.
v Kabel Unshielded Twisted Pair
(UTP)
Unshielded twisted-pair atau didingkat dengan UTP adalah sebuah jenis kabeljaringan yang
menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal.
UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel
dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat
insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan
tapi, tidak seperti kabel Shielded
Twisted-pair (STP), insulasi tersebut
tidak melindungi kabel dari interferensi
elektromagnetik.
Kabel
UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm dan tersedia dalam
beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang
dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.
v
Kategori
Kabel UTP
Kategori
|
Type
|
Kegunaan
|
Category
1 (Cat1)
|
UTP
|
Kualitas
Suaraanalog
|
Category
2 (Cat2)
|
UTP
|
Transmisi
Digital hingga 4 Magabit perdetik
|
Category
3 (Cat3)
|
UTP/STP
|
Transmisi
Data hingga 10 Magabit perdetik
|
Category
4 (Cat4)
|
UTP,STP
|
Transmisi
Data Digital hingga 16 Magabit Perdetik
|
Category
5 (Cat5)
|
UTP,
STP hingga 100MHz
|
Transmisi data digital hingga 100 Megabit
perdetik
|
Enhanced
Category 5 (Cat5e)
|
UTP,
STP hingga 100MHz
|
Transmisi data digital hingga 1 Gigabit
perdetik
|
Category
6 (Cat6)
|
Hingga
155MHz atau 250MHz
|
Transmisi
data digital hingga 2 Gigabit perdetik
|
Category
7 (Cat7)
|
Hingga
200MHz atau 700MHz
|
Transmisi
data digital hingga Giga Ethernet
|
v
Identifikasi
Kabel UTP
Kita harus Terbiasa mengigentifikasi dengan memeriksa PIN ke-2nya,Ada dua
macam standar Kabel yang sering digunakan :
v
T568-A adalah kabel LAN UTP jenis straight
through, kedua ujung penempatan kabel pada pin-2 konektor RJ-45 adalah sama.
v
T568-B adalah kabel LAN UTP jenis cross-over.
Kita bisa perhatikan dengan seksama pada kabel cross-over ini, pasangan pin 2
dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar tempat.
v
Straight
Through Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
contoh PC To Switch, Switch To Router, PC To Hub. Kabel ini menghubungkan ujung
satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artinya ujung nomor satu
merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari
masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara
internasional yang digunakan untuk straight trough cable ini, yaitu : Untuk
kabel dengan konfigurasi memiliki sususan warna sebagai berikut (T568-A)
·
Konfigurasi
Straight Through Cable
T568-A
|
T568-A
|
|
1
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
2
|
Orange
|
Orange
|
3
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
4
|
Biru
|
Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
6
|
Hijau
|
Hijau
|
7
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
8
|
Coklat
|
Coklat
|
v
Cross
Over Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat setingkat, sebagai
contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router. Berikut
konfigurasi pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk cross memiliki
konfigurasi kabel dengan ujung – ujung A-B atau B-A.
·
Konfigurasi
Cross Over Cable
T568-A
|
T568-B
|
|
1
|
Putih Orange
|
Putih Hijau
|
2
|
Orange
|
Hijau
|
3
|
Putih Hijau
|
Putih Orange
|
4
|
Biru
|
Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
6
|
Hijau
|
Orange
|
7
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
8
|
Coklat
|
Coklat
|
v
Roll Over Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
hampir sama pengertiannya dengan straight trough namun jenis kabel ini lebih
menghubungkan perangkat yang memiliki konsole sebagai contoh koneksi antara
Switch To Printer, atau Switch To Infocus. Berikut konfigurasi
pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk roll memiliki konfigurasi kabel
dengan ujung – ujung A dan ujung satunya kebalikan warna A
·
Konfigurasi
Roll Over Cable
T568-A
|
T568-A
|
|
1
|
Putih Orange
|
Coklat
|
2
|
Orange
|
Putih Coklat
|
3
|
Putih Hijau
|
Hijau
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Biru
|
6
|
Hijau
|
Putih Hijau
|
7
|
Putih Coklat
|
Orange
|
8
|
Coklat
|
Putih Orange
|
v Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STPsama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar
dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan
interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM
jenis/kategori 1.
Terdiri
atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi
pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat
pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang
melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan
untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang seLANjutnya ditutup atau dilindungi
dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Penggunaan kabel coaxial pada LAN memiliki
beberapa keuntungan. Penguatannya dari repeater tidak sebesar kabel STP atau
UTP. Kabel coaxial lebih murah dari kabel fiber optic dan teknologinya juga
tidak asing lagi. Kabel coaxial sudah digunakan selama puluhan tahun untuk
berbagai jenis komunikasi data. Ketika bekerja dengan kabel, adalah penting
untuk mempertimbangkan ukurannya.
Seiring
dengan pertambahan ketebalan atau diameter kabel, maka tingkat kesulitan
pengerjaannya pun akan semakin tinggi. Kita harus ingat pula bahwa kabel ini
harus ditarik melalui pipa saluran yang ada dan pipa ini ukurannya terbatas.
Kabel
coaxial memiliki ukuran yang bervariasi. Diameter yang terbesar ditujukan untuk
penggunaan kabel backbone Ethernet karena secara histories memiliki panjang
transmisi dan penolakan noise yang lebih besar. Kabel coaxial ini seringkali
dikenal sebagai thicknet. Seperti namanya, jenis kabel ini, karena ukurannya
yang besar, pada beberapa situasi tertentu dapat sulit diinstall. Suatu
petunjuk praktis menyatakan bahwa semakin sulit media jaringan diinstall. Suatu
petunjuk praktis menyatakan bahwa semakin sulit media jaringan diinstall, maka
semakin mahal media tersebut diinstall. Kabel coaxial memiliki biaya instalasi
yang lebih mahal dari kabel twisted pair. Kabel thicknet hampir tidak pernah
digunakan lagi, kecuali untuk kepentingan khusus.
v
Thick
coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”)
o
Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator
50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan
satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan
yang lumayan lebar).
o
Maksimum
3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated
segments.
o
Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan
(external transceiver).
o
Setiap
segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini
repeaters.
o
Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet
(atau sekitar 500 meter).
o
Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet
(atau sekitar 1500 meter).
o
Setiap segment harus diberi ground.
o
Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari
kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
o
Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar
2,5 meter).
v
Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”)
o
Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
o
Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185
meter) per segment.
o
Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30
perangkat jaringan (devices)
o
Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver
yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
o
Maksimum
ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment). Setiap segment
sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
o
Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5
feet (0.5 meter).
o
Maksimum
panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
o
Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat
terkoneksi
Kabel
fiber optic merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya.
Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel ini lebih mahal. Namun, fiber
optic memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan
kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data
pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic
tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel
tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk
cahaya. biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (TuLANg Punggung)
karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini,namun pada saat ini
sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN
maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan
bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data
yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi
namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup
mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.
Sejarah Manchester United
Klub ini dibentuk pertama kali Pada tahun 1878 oleh para Pekerja Kereta Api di Newton heath dengan nama Newton Heath Lancashire and Yorkshire Railway Football Club (Newton Heath L&YR F.C.)
Mereka bermain di sebuah lapangan kecil di North Road, dekat stasiun kereta api Piccadilly Manchester selama 15 tahun, sebelum pindah ke Bank Street di kota dekat Clayton pada tahun 1893. Kostum tim berwarna hijau emas.
Tim sudah menjadi anggota Football League setahun sebelumnya (1891-1892) dan mulai memutuskan hubungannya dengan stasiun kereta api, menjadi perusahaan mandiri, mengangkat seorang sekretaris perkumpulan, dan menghapus nama belakang "L&YR" menjadi Newton Heath FC saja. Pada tahun 1902, tim nyaris bangkrut dengan utang lebih dari £2500. Lapangan Back Street mereka telah ditutup. Sebelum tim bubar, mereka menrima investasi dari J.H. Davies, direktur Manchester Breweries. Awalnya, kapten tim, Harry Stafford, memamerkan anjing St. Bernard miliknya. kemudian, Davies memutuskan untuk membeli anjing itu. Stafford menolak, tapi dia berhasil mempengaruhi Davies untuk menanamkan modal untuk tim dan menjadi chairman tim. Setelah itu, mereka mengadakan rapat untuk mengganti nama klub. Manchester Central dan Manchester Celtic adalah nama yang diusulkan. Namun, Louis Rocca, seorang imigran muda asal Italia, mengusulkan nama Manchester United. Usul Rocca pun disetujui dan nama Manchester United resmi dipakai pada 26 April 1902. Davies juga memutuskan untuk mengganti warna tim dari hijau emas menjadi merah putih sebagai warna tim Manchester United.
Pada musim 1905-1906, mereka akhirnya promosi ke Divisi I setelah finish diurutan kedua Divisi II (foto atas). Musim pertama mereka di Divisi I menempati urutan ke-8 di klasemen. Pada akhirnya, mereka memenangkan gelar liga pertamanya pada tahun 1908. Dua tahun kemudian, mereka memenangkan trofi Liga di Divisi I untuk kedua kalinya pada musim 1910-1911. United pindah ke lapangan barunya di Old Trafford. Mereka memainkan pertandingan pertamanya di Old Trafford pada tanggal 19 Februari 1910 melawan Liverpool.(Wikipedia)












