- Back to Home »
- Teknik Komputer Jaringan »
- Jenis-Jenis Kabel LAN (Local Area Network)
Posted by : Unknown
13 Sep 2013
Ada Tiga jenis Kabel Jaringan Yang Umum digunakan,Yaitu :
1. Twister Pair
Kabel Twisted pair (pasangan
berpilin) adalah sebuah bentuk kabel di mana dua konduktor digabungkan dengan
tujuan untuk mengurangi atau meniadakan interferensi elektromagnetik dari
luar seperti radiasi
elektromagnetik dari kabel unshielded
twisted pair (UTP) cables, dan crosstalk di antara
pasangan kabel yang berdekatan.
v Kabel Unshielded Twisted Pair
(UTP)
Unshielded twisted-pair atau didingkat dengan UTP adalah sebuah jenis kabeljaringan yang
menggunakan bahan dasar tembaga, yang tidak dilengkapi dengan shield internal.
UTP merupakan jenis kabel yang paling umum yang sering digunakan di dalam jaringan lokal (LAN), karena memang harganya yang rendah, fleksibel
dan kinerja yang ditunjukkannya relatif bagus. Dalam kabel UTP, terdapat
insulasi satu lapis yang melindungi kabel dari ketegangan fisik atau kerusakan
tapi, tidak seperti kabel Shielded
Twisted-pair (STP), insulasi tersebut
tidak melindungi kabel dari interferensi
elektromagnetik.
Kabel
UTP memiliki impendansi kira-kira 100 Ohm dan tersedia dalam
beberapa kategori yang ditentukan dari kemampuan transmisi data yang
dimilikinya seperti tertulis dalam tabel berikut.
v
Kategori
Kabel UTP
Kategori
|
Type
|
Kegunaan
|
Category
1 (Cat1)
|
UTP
|
Kualitas
Suaraanalog
|
Category
2 (Cat2)
|
UTP
|
Transmisi
Digital hingga 4 Magabit perdetik
|
Category
3 (Cat3)
|
UTP/STP
|
Transmisi
Data hingga 10 Magabit perdetik
|
Category
4 (Cat4)
|
UTP,STP
|
Transmisi
Data Digital hingga 16 Magabit Perdetik
|
Category
5 (Cat5)
|
UTP,
STP hingga 100MHz
|
Transmisi data digital hingga 100 Megabit
perdetik
|
Enhanced
Category 5 (Cat5e)
|
UTP,
STP hingga 100MHz
|
Transmisi data digital hingga 1 Gigabit
perdetik
|
Category
6 (Cat6)
|
Hingga
155MHz atau 250MHz
|
Transmisi
data digital hingga 2 Gigabit perdetik
|
Category
7 (Cat7)
|
Hingga
200MHz atau 700MHz
|
Transmisi
data digital hingga Giga Ethernet
|
v
Identifikasi
Kabel UTP
Kita harus Terbiasa mengigentifikasi dengan memeriksa PIN ke-2nya,Ada dua
macam standar Kabel yang sering digunakan :
v
T568-A adalah kabel LAN UTP jenis straight
through, kedua ujung penempatan kabel pada pin-2 konektor RJ-45 adalah sama.
v
T568-B adalah kabel LAN UTP jenis cross-over.
Kita bisa perhatikan dengan seksama pada kabel cross-over ini, pasangan pin 2
dan 6 dan pasangan pin 1 dan 3 bertukar tempat.
v
Straight
Through Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
contoh PC To Switch, Switch To Router, PC To Hub. Kabel ini menghubungkan ujung
satu dengan ujung lain dengan satu warna, dalam artinya ujung nomor satu
merupakan ujung nomor dua di ujung lain. Sebenarnya urutan warna dari
masing-masing kabel tidak menjadi masalah, namun ada standard secara
internasional yang digunakan untuk straight trough cable ini, yaitu : Untuk
kabel dengan konfigurasi memiliki sususan warna sebagai berikut (T568-A)
·
Konfigurasi
Straight Through Cable
T568-A
|
T568-A
|
|
1
|
Putih Orange
|
Putih Orange
|
2
|
Orange
|
Orange
|
3
|
Putih Hijau
|
Putih Hijau
|
4
|
Biru
|
Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
6
|
Hijau
|
Hijau
|
7
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
8
|
Coklat
|
Coklat
|
v
Cross
Over Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat setingkat, sebagai
contoh koneksi antara PC to PC, atau PC ke AP Radio, Router to router. Berikut
konfigurasi pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk cross memiliki
konfigurasi kabel dengan ujung – ujung A-B atau B-A.
·
Konfigurasi
Cross Over Cable
T568-A
|
T568-B
|
|
1
|
Putih Orange
|
Putih Hijau
|
2
|
Orange
|
Hijau
|
3
|
Putih Hijau
|
Putih Orange
|
4
|
Biru
|
Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Putih Biru
|
6
|
Hijau
|
Orange
|
7
|
Putih Coklat
|
Putih Coklat
|
8
|
Coklat
|
Coklat
|
v
Roll Over Cable
Kabel jenis ini biasa digunakan
untuk menghubungkan dua perangkat jaringan dengan perangkat yang berbeda,
hampir sama pengertiannya dengan straight trough namun jenis kabel ini lebih
menghubungkan perangkat yang memiliki konsole sebagai contoh koneksi antara
Switch To Printer, atau Switch To Infocus. Berikut konfigurasi
pengkabeLAN/pemasangan konektor RJ-45: untuk roll memiliki konfigurasi kabel
dengan ujung – ujung A dan ujung satunya kebalikan warna A
·
Konfigurasi
Roll Over Cable
T568-A
|
T568-A
|
|
1
|
Putih Orange
|
Coklat
|
2
|
Orange
|
Putih Coklat
|
3
|
Putih Hijau
|
Hijau
|
4
|
Biru
|
Putih Biru
|
5
|
Putih Biru
|
Biru
|
6
|
Hijau
|
Putih Hijau
|
7
|
Putih Coklat
|
Orange
|
8
|
Coklat
|
Putih Orange
|
v Kabel Shielded Twisted Pair (STP)
Kabel STPsama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar
dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan
interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM
jenis/kategori 1.
Terdiri
atas dua kabel yang diselubungi oleh dua tingkat isolasi. Tingkat isolasi
pertama adalah yang paling dekat dengan kawat konduktor tembaga. Tingkat
pertama ini dilindungi oleh serabut konduktor yang menutup bagian atasnya yang
melindungi dari pengaruh elektromagnetik. Sedangkan bagian inti yang digunakan
untuk transfer data adalah bagian tengahnya yang seLANjutnya ditutup atau dilindungi
dengan plastik sebagai pelindung akhir untuk menghindari dari goresan kabel.
Penggunaan kabel coaxial pada LAN memiliki
beberapa keuntungan. Penguatannya dari repeater tidak sebesar kabel STP atau
UTP. Kabel coaxial lebih murah dari kabel fiber optic dan teknologinya juga
tidak asing lagi. Kabel coaxial sudah digunakan selama puluhan tahun untuk
berbagai jenis komunikasi data. Ketika bekerja dengan kabel, adalah penting
untuk mempertimbangkan ukurannya.
Seiring
dengan pertambahan ketebalan atau diameter kabel, maka tingkat kesulitan
pengerjaannya pun akan semakin tinggi. Kita harus ingat pula bahwa kabel ini
harus ditarik melalui pipa saluran yang ada dan pipa ini ukurannya terbatas.
Kabel
coaxial memiliki ukuran yang bervariasi. Diameter yang terbesar ditujukan untuk
penggunaan kabel backbone Ethernet karena secara histories memiliki panjang
transmisi dan penolakan noise yang lebih besar. Kabel coaxial ini seringkali
dikenal sebagai thicknet. Seperti namanya, jenis kabel ini, karena ukurannya
yang besar, pada beberapa situasi tertentu dapat sulit diinstall. Suatu
petunjuk praktis menyatakan bahwa semakin sulit media jaringan diinstall. Suatu
petunjuk praktis menyatakan bahwa semakin sulit media jaringan diinstall, maka
semakin mahal media tersebut diinstall. Kabel coaxial memiliki biaya instalasi
yang lebih mahal dari kabel twisted pair. Kabel thicknet hampir tidak pernah
digunakan lagi, kecuali untuk kepentingan khusus.
v
Thick
coaxial cable (Kabel Coaxial “gemuk”)
o
Setiap ujung harus diterminasi dengan terminator
50-ohm (dianjurkan menggunakan terminator yang sudah dirakit, bukan menggunakan
satu buah resistor 50-ohm 1 watt, sebab resistor mempunyai disipasi tegangan
yang lumayan lebar).
o
Maksimum
3 segment dengan peralatan terhubung (attached devices) atau berupa populated
segments.
o
Setiap kartu jaringan mempunyai pemancar tambahan
(external transceiver).
o
Setiap
segment maksimum berisi 100 perangkat jaringan, termasuk dalam hal ini
repeaters.
o
Maksimum panjang kabel per segment adalah 1.640 feet
(atau sekitar 500 meter).
o
Maksimum jarak antar segment adalah 4.920 feet
(atau sekitar 1500 meter).
o
Setiap segment harus diberi ground.
o
Jarang maksimum antara tap atau pencabang dari
kabel utama ke perangkat (device) adalah 16 feet (sekitar 5 meter).
o
Jarang minimum antar tap adalah 8 feet (sekitar
2,5 meter).
v
Thin coaxial cable (Kabel Coaxial “Kurus”)
o
Setiap ujung kabel diberi terminator 50-ohm.
o
Panjang maksimal kabel adalah 1,000 feet (185
meter) per segment.
o
Setiap segment maksimum terkoneksi sebanyak 30
perangkat jaringan (devices)
o
Kartu jaringan cukup menggunakan transceiver
yang onboard, tidak perlu tambahan transceiver, kecuali untuk repeater.
o
Maksimum
ada 3 segment terhubung satu sama lain (populated segment). Setiap segment
sebaiknya dilengkapi dengan satu ground.
o
Panjang minimum antar T-Connector adalah 1,5
feet (0.5 meter).
o
Maksimum
panjang kabel dalam satu segment adalah 1,818 feet (555 meter).
o
Setiap segment maksimum mempunyai 30 perangkat
terkoneksi
Kabel
fiber optic merupakan kabel jaringanyang dapat mentransmisi cahaya.
Dibandingkan dengan jenis kabel lainnya, kabel ini lebih mahal. Namun, fiber
optic memiliki jangkauan yang lebih jauh dari 550 meter sampai ratusan
kilometer, tahan terhadap interferensi elektromagnetik dan dapat mengirim data
pada kecepatan yang lebih tinggi dari jenis kabel lainnya. Kabel fiber optic
tidak membawa sinyal elektrik, seperti kabel lainnya yang menggunakan kabel
tembaga. Sebagai gantinya, sinyal yang mewakili bit tersebut diubah ke bentuk
cahaya. biasanya fiber optic digunakan pada jaringan backbone (TuLANg Punggung)
karena dibutuhakan kecepatan yang lebih dalam jaringan ini,namun pada saat ini
sudah banyak yang menggunakan fiber optic untuk jaringan biasa baik LAN, WAN
maupun MAN karena dapat memberikan dampak yang lebih pada kecepatan dan
bandwith karena fiber optic ini menggunakan bias cahaya untuk mentransfer data
yang melewatinya dan sudah barang tentu kecepatan cahaya tidak diragukan lagi
namun untuk membangun jaringan dengan fiber optic dibutuhkan biaya yang cukup
mahal dikarenakan dibutuhkan alat khusus dalam pembangunannya.



